hello

Have you seen this amazing site id-bagus.blogspot.com

Hi Ditarosi.rozsy,
I have found a beautiful website id-bagus.blogspot.com Its very useful to you.
Please visit id-bagus.blogspot.com
Regards
Ditarosi

Have you seen this amazing site id-bagus.blogspot.com

Hi Ditarosi.rozsy,
I have found a beautiful website id-bagus.blogspot.com Its very useful to you.
Please visit id-bagus.blogspot.com
Regards
mazjeck

LPI Perbaharuan sepakbola Indonesia

Jakarta,Upaya
untuk melakukan pembaruan
sepakbola Indonesia terus
dilakukan oleh Arifin Panigoro.
Pengusaha nasional itu
menggalang Liga Primer
Indonesia (LPI) bersama 15
klub.
Kesepakatan untuk membentuk
LPI tersebut dicapai pada Jumat
(17/9/2010) di Jakarta. Lima
belas klub yang setuju
bergabung adalah PSM
Makassar, Persebaya Surabaya,
Arema Malang, Persija Jakarta,
PSMS Medan, Persipura
Jayapura, Semen Padang,
Persitara Jakarta Utara, PSPS
Pekanbaru, PSS Sleman, Persijap
Jepara, PSIS Semarang, Persema
Malang, Deltras Sidoarjo, dan
Persibo Bojonegoro.
Sementara, ada lima klub lain
yang tidak hadir dalam
pertemuan tersebut, tapi
penyelenggara mengklaim
bahwa mereka juga
mendukung pembentukan LPI.
Lima klub itu adalah Sriwijaya
FC, Persita Tangerang, Persib
Bandung, Persis Solo, dan Mitra
Kukar.
"Ada 20 klub yang menyatakan
bersedia mengikuti kompetisi
ini, tetapi hari ini yang datang
sebanyak 15 klub dan mereka
sudah menyatakan
komitmennya untuk ikut
kompetisi ini," kata Arya
Abhiseka, tim perumus LPI,
dalam rilis yang diterima
detiksport .
Nantinya, LPI yang diklaim
independen ini akan didukung
oleh konsorsium yang dibentuk
oleh sejumlah pengusaha
nasional yang dibentuk oleh
Arifin Panigoro, pengusaha
yang merupakan pemilik Grup
Medco.
Pengelola LPI mengklaim bahwa
kompetisi tersebut dibentuk
bukan untuk menandingi
kompetisi yang dibuat oleh PSSI
dan Liga Indonesia. LPI
bertujuan untuk memperbaiki
kompetisi yang sudah ada.
"Apa yang kami lakukan ini
sudah dilakukan Inggris pada
1992, Skotlandia pada 1998,
dan Italia pada tahun ini. Di
negeri-negeri itu, federasi
sepak bola tetap dilibatkan
dalam pengelolaan kompetisi,"
tutur Arya.
Perbedaan antara kompetisi
yang digelar PSSI saat ini
dengan LPI dan di negara-
negara tadi, adalah kedudukan
penyelenggara kompetisi yang
sejajar dengan federasi sepak
bola.
Perbedaan lainnya, LPI dan
kompetisi di tiga negara tadi
dimiliki oleh pesertanya
sehingga seluruh keuntungan
yang didapat dari kompetisi itu
dikembalikan ke peserta.
Sedangkan kompetisi di
Indonesia pada saat ini dimiliki
oleh PSSI. Klub tidak
mendapatkan keuntungan
finansial apa pun dengan
mengikuti kompetisi tersebut.
Selain itu, LPI juga dibentuk
dengan tujuan agar klub-klub
peserta bebas dari suntikan
dana APBD. Nantinya, klub
peserta akan diberi modal
dengan besaran beda
tergantung kebutuhan. Agar
modal tidak diselewengkan,
setiap klub bakal diaudit oleh
auditor publik.
Mengenai kemungkinan adanya
tekanan kepada klub-klub
tersebut nantinya, menurut
Arya, PSSI dan PT Liga
Indonesia tidak bisa semena-
mena dan mencoret klub-klub
yang akan berpartisipasi di LPI.
Katanya, PSSI bisa kena sanksi
FIFA jika melakukan hal itu.
"PSSI tidak bisa melarang klub
berkompetisi," tutur Arya.
"Kami ingin sekali perubahan
dalam sepakbola Indonesia.
Sudah tidak zamannya lagi
klub-klub ditakut-takuti (oleh
PSSI). Kami ikut di baris
terdepan dalam perubahan
besar melalui liga baru
independen ini. Kami yakin LPI
bisa lebih baik dan
menguntungkan klub-klub
anggotanya," papar Noor
Korompot, salah satu pengurus
teras PSM Makassar.

Persibo ngandang di stadiun persik

detikcom - Surabaya,
Kegembiraan pendukung
Persibo Bojonegoro, setelah tim
kesayangannya berhasil lolos
ke Indonesia Super Liga (ISL)
tak berlangsung lama. Seluruh
pertandingan kandang harus
dilakoni di Stadion Brawijaya,
Kota Kediri. Karena kandang
mereka dinyatakan tak lolos
verifikasi oleh Liga Indonesia.
Sekretaris Persik Kediri Barnadi,
membenarkan jika Laskar
Anggling Darmo akan
meminjam Stadion Brawijaya
selama satu musim kedepan.
Stadion Letjend H Soedirman,
kadang Persibo dinyatakan tak
layak dijadikan home base tim
bersegaram oranye tersebut,
karena belum dilengkapi
fasilitas penerangan.
"Persibo memang meminjam
(Stadion) Brawijaya untuk satu
musim kedepan. Surat ijin
sudah dilayangkan dan Pak
Wali (Walikota Kediri) sudah
mengisyaratkan memproses,
yang atinya menyetujui itu,"
kata Barnadi kepada
detiksurabaya.com saat
ditemui di Sekretariat Persik,
Jalan Diponegoro, Sabtu
(4/9/2010).
Barnadi menambahkan, untuk
peminjaman stadion tersebut
pihaknya tidak mengenakan
biaya. Manajemen Persik akan
mendapatkan hasil dari
peminjaman yang
dilakukannya, melalui penjualan
tiket. "Keuntungan kita ya dari
jualan tiket itu, selebihnya tidak
ada," imbuhnya.
Sementara untuk semua biaya
pelaksanaan pertandingan,
Manajemen Persik
membebankan kepada pihak
Persibo. Termasuk untuk biaya
listrik pada lampu penerangan,
klub yang baru promosi
tersebut diminta
menanggungnya.
"Semua pertandingan kandang
Persibo di Kediri akan digelar
malam, karena sore digunakan
Persik. Atas dasar itu kami
sudah meminta mereka
menanggung biaya
listriknya," tegas Barnadi.
Sementara Kapolres Kediri AKBP
Mulia Hasudungan Ritonga,
dikonfirmasi mengaku tidak
mempermasalahkan. Pihaknya
siap merekomendasikan izin
pelaksanaan pertandingan,
dengan catatan evaluasi tetap
dijalankan.
"Pada dasarnya kami tidak
masalah, tapi izin harus
diperbarui di setiap
pertandingan. Di sana kami
akan evaluasi, kalau memang
aman lanjut, tapi kalau tidak ya
berhenti," tegas Mulia.
Persibo menjadi 1 dari 2 tim
asal Jawa Timur yang berhasil
lolos masuk ke kompetisi ISL
musim mendatang,
mendampingi Deltras Sidoarjo.
Bersamaan dengan hasil itu 2
tim lain Jawa Timur juga
terdegradasi dari kompetisi ISL,
masing-masing Persik Kediri
dan Persebaya Surabaya.

Piala jatim : tanpa sponsor mengalami kerugian

SURABAYA - Gelaran Liga
Jatim IX kemungkinan bakal
kembali merugi. Untuk kali
ketiga dari sembilan
perhelatan, Liga Jatim berjalan
tanpa sponsor. Gampang
ditebak, panitia pun mengaku
tekor alias rugi.
Penanggungjawab Liga Jatim
IX Haruna Soemitro
mengungkapkan, kerugian
tanpa adanya sponsor
mencapai Rp250 juta. Itu
berdasarkan pengalaman pada
2008 dan 2009. Idealnya,
tutur Haruna, Liga Jatim sudah
'tewas' sejak 2008 lalu.
"Tapi kami tidak takut dan
berupaya meneruskan tradisi
turnamen pra musim. Panitia
masih optimistis akan ada
sponsor yang tertarik
bergabung dengan Liga Jatim,"
tutur Haruna. Mantan manajer
Persebaya ini menambahkan,
tawaran sponsorship baru
masuk setelah babak
penyisihan Piala Gubernur.
Namun sponsor itu dalam
bentuk penyiaran. Diakuinya,
ada dua stasiun televisi yang
tertarik menyiarkan secara
langsung babak semifinal dan
final nanti. Sayang dua stasiun
televisi yang belum
disebutkan namanya itu
mengajukan proposal yang
membuat panitia memutar
otak.
Salah satu stasiun televisi mau
bekerjasama dengan Liga
Jatim asalkan babak semifinal
dan final digelar setelah
Lebaran. "Pertimbangannya
adalah menyesuaikan jam
tayang televisi tersebut.
Tawaran dari stasiun televisi
satunya berbeda lagi," tambah
Haruna. Televisi lainnya
bersedia menyiarkan babak
semifinal dan final pada bulan
puasa, namun tanpa
memberikan kompensasi apa-
apa.
Tawaran itu membuat panitia
yang seharusnya
menggulirkan babak semifinal
dan final pada 5 dan 6
September menjadi berpikir
keras. Namun, berdasar
pembicaraan Haruna dengan
panitia, kemungkinan
semifinal dan final akan
digeser setelah Lebaran.
Kerugian tak hanya dialami
panitia Liga Jatim IX. Pihak
yang ditunjuk sebagai tuan
rumah ternyata juga tekor
habis-habisan. Persik Kediri
misalnya, menderita kerugian
lebih dari Rp200 juta hanya
dalam babak penyisihan yang
dirangkum dalam tiga malam.
Kerugian itu disebabkan
pemasukan dari penonton tak
sesuai dengan biaya
operasional yang dikeluarkan.
Tuan rumah mencetak sekitar
10.000 tiket setiap partai.
Nyatanya yang datang ke
stadion sangat minim. Pada
partai pertama hanya laku 500
tiket, kemudian meningkat
menjadi 1.500 dan 1.400 di
partai kedua dan ketiga.
"Penonton sepi karena digelar
malam hari. Selain itu
bertepatan dengan bulan
puasa. Banyak supporter
Persik dari luar kota yang tak
bisa menikmati event ini,"
cetus Sekretaris Persik Kediri
Barnadi. Dirinya yakin
minimnya jumlah penonton
juga dialami tuan rumah lain,
yakni Deltras Sidoarjo dan
Persela Lamongan.
Persik agak beruntung karena
penderitaan tak akan
berlangsung lebih lama. Sebab
di babak enam besar, Macan
Putih tidak lagi menjadi tuan
rumah. Harianto dkk
bergabung dengan Persela
Lamongan dan Persema
Malang di Stadion Surajaya
Lamongan. Barnadi tak bisa
membayangkan kerugian
yang akan ditanggungnya jika
Persik menjadi tuan rumah
dengan animo penonton yang
tetap rendah.

Persela persema persik satu grup

Lamongan - Surya
Persela Lamongan akan
satu grup dengan Persema
Malang dan Persik Kediri di
Grup A babak 6 Besar Liga
Jatim yang akan digelar
mulai Sabtu (28/8)
mendatang.
Persela lolos ke babak 6
besar setelah menjadi juara
Grup 1 dengan sembilan
angka. Di pertandingan
terakhir yang
dilangsungkan Rabu (25/8)
larut malam, Persela
kembali menundukkan
lawannya. Yang menjadi
korban berikut Zaenal
Arifin dan kawan-kawan
adalah tim tetangga Gresik
United yang dipermak 3-0.
Ketiga gol Laskar Joko
Tingkir asuhan Subangkit
ini dihasilkan kapten tim
Fabiano Beltrame, Jimmy
Suparno, dan Ferry
Ariawan. Ini merupakan gol
perdana Ferry di partai
resmi bersama Persela
setelah dia hengkang dari
Persiba Balikpapan. Di dua
laga sebelumnya, Persela
menundukkan Persikubar
Kutai Barat 4-2 dan
ProTitan 3-0.
Sementara itu Persema,
mantan tim asuhan pelatih
Persela Subangkit ini akan
hadir di Lamongan dalam
kapasitas sebagai runner
up Grup 2 yang
dilangsungkan di Sidoarjo.
Sementara Persik
merupakan jawara Grup 3
yang digelar di Kediri.
Ketua Pembentukan Tim
Persela, Yuhronur
menyatakan Persela ingin
mempertahankan trofi Liga
Jatim yang musim lalu
mereka bawa pulang ke
Lamongan.
" Para pemain
harus mempertahankan
penampilan bagus mereka
agar memenuhi target
yang dicanangkan ketua
harian (Fadeli), yaitu juara
lagi,
" kata Yuhronur, Kamis
(26/8).
Berbeda dengan pramusim
tahun lalu, laga ujicoba
yang digelar pasukan
Subangkit itu memang
terlihat menjanjikan. Dari
empat laga ujicoba yang
sudah digelar, tiga di
antaranya di penyisihan
Grup 1 Liga Jatim, Hendro
Siswanto dan kawan-
kawan sukses menang
besar.
Petrogres menjadi korban
pertama Persela di masa
ujicoba. Bermain di stadion
Surajaya, 18 Agustus lalu,
Petrogres kalah telak 0-8.
Musim lalu, problem terlihat
selama ujicoba pramusim di
mana Martins Zada dan
kawan-kawan jarang
menang telak. Mereka
memang menang 6-1 dari
Perseba Bangkalan dan 5-0
atas Fajar. Namun, kedua
lawan itu hanya tim kelas
empat.
Lawan tim divisi utama
seperti Persidafon
Dafonsoro dan Mojokerto
Putra, Persela yang saat itu
diasuh Widodo Cahyono
Putro hanya bisa seri dan
menang tipis 1-0. Tahun ini,
tiga tim divisi utama
mereka permak dengan
selisih gol minimal dua.van
Jadwal Babak 6 Besar Liga
Jatim IX-2010 Grup A :
tgl. 28-8-2010 : PERSELA
Lamongan vs PERSEMA
Malang ;
tgl. 30-8-2010 : PERSEMA
Malang vs PERSIK Kediri ;
tgl. 01-9-2010 : PERSIK
Kediri vs PERSELA
Lamongan
kick off pkl. 20.00